beritaGo.com
 
 
   
 
 
Tutup Iklan
ads
 

Mulai Tahun Ini, Dinas Kebersihan DKI Tak Lagi Urusi Sampah di Area Komersial

Mulai Tahun Ini, Dinas Kebersihan DKI Tak Lagi Urusi Sampah di Area Komersial

 
wildan
2016-02-12 10:56:32
wildan Pelayanan Publik 0 198
 
 
Mulai Tahun Ini, Dinas Kebersihan DKI Tak Lagi Urusi Sampah di Area Komersial

Mulai Tahun Ini, Dinas Kebersihan DKI Tak Lagi Urusi Sampah di Area Komersial

 

Berita Pelayanan Publik Pilihan

 
 
 
 
 

ulai tahun ini, pengelola area komersial di Jakarta diwajibkan untuk mengelola sendiri sampahnya. Dengan demikian, Dinas Kebersihan DKI Jakarta akan fokus mengelola dan menangani sampah yang ada di permukiman dan fasilitas publik. 

Kepala Dinas Kebersihan DKI Jakarta Isnawa Adji mengatakan, peraturan tersebut mengacu pada Peraturan Daerah Nomor 3 Tahun 2013 tentang Pengelolaan Sampah. 

Isnawa menyebut, sejak Perda tersebut disahkan, instansinya telah secara rutin melakukan sosialisasi kepada para pengelola kawasan untuk mengelola sampahnya secara mandiri. 

"Dan mulai tahun ini, ketentuan tersebut diterapkan," kata dia melalui keterangan tertulisnya, Jumat (12/2/2016). 

Isnawa mengatakan, pengelolaan sampah di area komersial bisa dilakukan secara mandiri atau bekerjasama dengan perusahaan jasa pengelolaan sampah yang berizin dengan skema bussines to bussines

"Melalui kebijakan ini, maka APBD untuk pengelolaan sampah akan lebih efisien," ujar dia. 

Sementara itu, Isnawa mengatakan, pemilik usaha komersial non kawasan masih dapat meminta Dinas Kebersihan untuk melakukan pengelolaan sampah. Namun dengan syarat, mereka diwajibkan membayar retribusi. 

Menurut Isnawa, kebijakan itu mengacu pada Peraturan Daerah Nomor 1 tahun 2015 tentang Retribusi Daerah. 

Isnawa menegaskan akan menindak oknum petugas Dinas Kebersihan yang melakukan pelayanan sampah kepada pelaku usaha komersial, namun tidak memungut retribusi secara sah. 

Ia pun meminta masyarakat untuk aktif mengawasi. Caranya dengan melaporkan apabila melihat terjadinya praktik tersebut. 

"Dan untuk memperkecil kemungkinan kebocoran, pembayaran retribusi mengarah ke e-retribusi. Sehingga Wajib Retribusi dapat menyetorkan kewajibannya secara online melalui Bank DKI," ujar Isnawa.

 
 
 

Promoted Stories

Lainnya

 
 

Komentar Sedulur

   Belum ada komentar dari sedulur beritaGo.

  Tulis Komentar

   Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
 

Komentar Facebook

   
image

beritago.com merupakan portal berita dan informasi yang mengusung konsep "social media journalism", yakni dimana masyarakat dapat ikut menjadi kontributor informasi serta menggunakan portal beritaGo.com dengan bertanggungjawab dan sesuai dengan ketentuan penggunaan yang telah ditetapkan,

Informasi dan Kerjasama

  •   contact@beritaGo.com
  •  08123456789 / 024-123456
  •  indiego inti corpora ltd
   
 
 
Copyright 2016 beritaGo by indiego inti corpora. Social Media Journalism and Social Broadcasting System. All Rights Reserved.

Local Straight News , Aggreggate Content dan Social Media Journalism oleh beritaGo.com
Copyright 2014-2016 All Rights Reserved. beritaGo.com is a registered trademark of indiego inti corpora
Jawa Tengah, Indonesia.

Tutup Iklan