beritaGo.com
 
 
   
 
 
Tutup Iklan
ads
 

"Mesin ATM Nasional" di Kalijodo

"Mesin ATM Nasional" di Kalijodo

 
wildan
2016-02-12 10:49:23
wildan Pelayanan Publik 0 119
 
 

"Mesin ATM Nasional" di Kalijodo

 

Berita Pelayanan Publik Pilihan

 
 
 
 
 

Pencurian listrik sangat marak di Indonesia. Kasus pencurian listrik sebesar Rp 167 miliar yang terungkap baru-baru ini hanya salah satunya.

Kerugian negara akibat pencurian listrik diperkirakan mencapai Rp 1,5 triliun setiap tahun. Kementerian ESDM terus menggiatkan penyidikan untuk memberantas pencurian listrik.

"Kita perkirakan kerugian akibat pencurian listrik Rp 1,5 triliun per tahun. Makanya kita giatkan penyidik untuk mengurangi pencurian," kata Dirjen Ketenagalistrikan Kementerian ESDM, Jarman, kepada detikFinance di Nusa Dua, Bali, Jumat (12/2/2016).

Bila pencurian listrik bisa diberantas separuhnya saja, uang negara yang terselamatkan bisa mencapai Rp 750 miliar, bisa digunakan untuk membiayai berbagai kebutuhan. 

"Kalau bisa kita kurangi 50% saja kan lumayan, hampir Rp 1 triliun bisa kita saving, bisa kita pakai untuk keperluan-keperluan penting," ucap Jarman.

Ada banyak sekali laporan terkait kasus pencurian listrik yang masuk setiap bulan. Tetapi dari ratusan kasus memang tidak semuanya ditindaklanjuti oleh Kementerian ESDM. 

"Setiap bulan semua pencurian listrik dilaporkan ke kita, dan kita periksa lebih lanjut. Kita lihat apakah itu ada unsur kesengajaan atau tidak," Jarman menjelaskan.

Dia menambahkan, pencurian listrik berskala kecil di rumah-rumah tangga biasanya tidak ditindaklanjuti oleh ESDM. Pencurian yang besar dan jelas terdapat unsur kesengajaan biasanya dilakukan oleh pabrik-pabrik dan hotel. 

"Kalau rumah tangga, kecil saja, tidak ada kesengajaan, kita denda saja. Kita sosialisasikan ke masyarakat jangan melakukan pencurian. Kita pidana bagi yang besar-besar. Kalau itu pabrik, hotel, besar-besar," tukas dia.

Penindakan terhadap pencurian listrik difokuskan pada kasus pencurian di atas Rp 100 juta yang sudah jelas terdapat unsur kesengajaan. Jarman berjanji akan terus mengungkap kasus-kasus pencurian listrik berskala besar lainnya. 

"Yang kita lihat sekarang yang potensi kerugiannya besar-besar, di atas Rp 100 juta. Biasanya pencurian besar ada unsur kesengajaan. Itu yang harus kita tindak lanjuti," tandasnya.

Sebagai informasi, kemarin Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Ditjen Ketenagalistrikan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), menyerahkan 4 tahanan kasus pencurian listrik di salah satu pabrik kertas dan kardus di Kota Tangerang. Mereka diserahkan kepada pihak Kejaksaan dan ditahan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Cipinang, Jakarta Timur.

Kepala PPNS Ditjen Ketenalistrikan, Jusman Hutajulu mengungkapkan, kerugian yang diderita PT PLN (Persero) dari pencurian listrik tersebut mencapai Rp 167 miliar.

"Ada 4 tersangka yang ditahan dalam kasus pencurian listrik tersebut. Sementara 1 orang lainnya masih buron. 4 orang ini merupakan petugas layanan teknis di lapangan dari perusahaan alih daya PLN," jelas Jusman.

 
 

Artikel Terkait

 

Promoted Stories

Lainnya

 
 

Komentar Sedulur

   Belum ada komentar dari sedulur beritaGo.

  Tulis Komentar

   Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
 

Komentar Facebook

   
image

beritago.com merupakan portal berita dan informasi yang mengusung konsep "social media journalism", yakni dimana masyarakat dapat ikut menjadi kontributor informasi serta menggunakan portal beritaGo.com dengan bertanggungjawab dan sesuai dengan ketentuan penggunaan yang telah ditetapkan,

Informasi dan Kerjasama

  •   contact@beritaGo.com
  •  08123456789 / 024-123456
  •  indiego inti corpora ltd
   
 
 
Copyright 2016 beritaGo by indiego inti corpora. Social Media Journalism and Social Broadcasting System. All Rights Reserved.

Local Straight News , Aggreggate Content dan Social Media Journalism oleh beritaGo.com
Copyright 2014-2016 All Rights Reserved. beritaGo.com is a registered trademark of indiego inti corpora
Jawa Tengah, Indonesia.

Tutup Iklan